DINAMIKA INFORMASI

Kamis, 11 April 2024

SI PITUNG JAGOAN BETAWI DARI KAMPUNG RAWA BELONG

JAKARTA,DINAMIKA INFORMASI.ID, - | Si Pitung adalah tokoh jagoan legendaries dari Kampung Rawa Belong Betawi, Jakarta. Kepopuleran cerita Si Pitung sering dituturkan dalam bentuk rancak (sejenis balada), syair, cerita rakyat atau Lenong Betawi bahkan pernah diangkat menjadi sebuah cerita film. Menurut sejarawan Belanda Margreet van Till dalam In Search of Si Pitung: The History of Indonesian Legend, cerita maupun sosok Si Pitung ini memang benar adanya dan bukan mitos belaka.

Si Pitung lahir pada sekitar tahun 1866 di kampung Pengumben, sebuah permukiman kumuh di Rawabelong, dekat Stasiun Palmerah sekarang ini. 

Nama asli Si Pitung adalah Ahmad Nitikusumah versi lain dari media Melayu Hindia Olanda saat itu menyebutkan nama asli Si Pitung adalah Salihoen, Salihoen merupakan anak keempat dari pasangan Bang Piung dan Mbak Pinah asal Kampung Rawa Belong, Jakarta, julukan "Si Pitung" konon berasal dari frasa Jawa "pituan pitulung" yang berarti "tujuh sekawan tolong-menolong". Semasa kanak-kanak, Salihoen berguru di pesantren Hadji Naipin,tempat ia diajari mengaji, dilatih pencak silat, dan dibiasakan untuk selalu waspada terhadap keadaan di sekitarnya. Si Pitung dikenal sebagai seorang pemuda yang mempunyai karakter pemberani.
Bagi masyarakat Betawi sosok si Pitung adalah seorang pahlawan karena keberaniannya dalam melawan kesewenang-wenangan tuan tanah dan Kompeni di Batavia, tapi bagi pemerintah Kompeni, Si Pitung adalah penjahat atau bandit yang meresahkan dan mengganggu keamanan di Batavia. 
Kisah Si Pitung berawal saat Pitung membantu sang ayah menjual kambing. Hingga suatu hari ada komplotan bandit Belanda dan Tionghoa yang merampok uang dari hasil berjualan kambing ayahnya.

Kesal dan sakit hati karena perbuatan para bandit, Pitung pun melawan para bandit-bandit tersebut.

Kemampuan bela diri Si Pitung pada akhirnya membuat waswas para tuan tanah di Batavia. Kemudian sekitar tahun 1892 Si Pitung melakukan aksi perampokan yang cukup menggemparkan Batavia. Bahkan aksi perampokan tersebut menyebar luas sampai dimuat dalam surat kabar Hindia Olanda pada 10 Agustus 1892.
kabarnya rumah yang dirampok itu merupakan kediaman Hadji Sapiudin yaitu tuan tanah asal Bugis, Sulawesi Selatan.

Peristiwa ini bukanlah terjadi satu-dua kali. Pitung kerap merampok rumah tuan tanah lain untuk mengambil hasil rampasan mereka dan membagikannya kembali ke warga miskin.

Hampir semua tuan tanah sudah mengenal Si Pitung bahkan ketika mereka mengalami perampokan, sehingga namanya selalu diincar dan diburu polisi. Pada tahun 1892 Si Pitung dikenal pada sebagai “Wan Bitoeng”, “Pitang", kemudian menjadi “Si Pitoeng” (Hindia Olanda 28-6-1892:3; 26-8-1892:2)

Si Pitung juga dianggap pemberontak sehingga orang-orang Belanda ingin dirinya ditumpas seakan-akan mereka ini tidak bergerak bebas dalam menindas orang-orang kecil.

Sampai pada akhirnya Si Pitung benar-benar tewas tertembak peluru emas milik kepala kepolisian karesidenan Batavia Adolf Wilhelm Verbond Hinne atau masyarakat di Batavia lebih mengenalnya tuan Schout Hinne.

Meninggalnya Si Pitung meninggalkan duka mendalam bagi warga Betawi karena sosoknya dikenal sebagai pahlawan dalam membantu rakyat kecil melawan kesewenang – wenangan tuan tanah Belanda. Berita meninggalnya Si Pitung pun tidak luput dari pemberitaan, seperti dilaporkan dalam Hindia Olanda edisi 16 Oktober 1893.

Kisah Si Pitung pun mulai diabadikan warga sekitar ke dalam bentuk lenong yaitu kesenian teater tradisional Betawi.

Sosok Si Pitung digambarkan sebagai pemuda gagah berani, tampan, baik hati, dan andal bela diri. Kemudian kisah itu diadaptasi ke dalam film berjudul Si Pitoeng pada 1930.

Salah satu tempat bersejarah yang menjadi bekas jejaknya yaitu Museum Rumah Si Pitung di kawasan Kampung Marunda Pulo, Cilincing, Jakarta Utara.

Rumah tersebut diyakini sebagai kediaman saudagar Hadji Sapiudin yang pernah dirampok Si Pitung. Bangunannya juga masih khas berupa rumah panggung.

Pada 1999, rumah tersebut dijadikan bangunan cagar budaya berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 9 Tahun 1999 dan diberi nama Rumah Si Pitung.

Itulah sejarah Si Pitung yang dijuluki sebagai jagoan bela diri karena aksinya yang kontroversial namun kisahnya tetap abadi bagi warga Betawi.

Sumber Liputan6.com, Wikipedia dll
Keterangan gambar Si Pitung (Kiri) Schout Hinne
Red : Dedy.A

Kadivpas Sumut Pastikan Layanan Kunjungan Idul Fitri di Lapas Medan Berjalan Lancar

MEDAN, SUMATERA UTARA, DINAMIKA INFORMASI.ID – | Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumut, Rudy F Sianturi meninjau pelaksanaan layanan kunjungan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan pada Hari Idul fitri 1445 Hijriah/2024 di Lapas Kelas I Medan, Rabu Pagi (10/04/2024).

Kadivpas Sumut, Rudy F Sianturi menyampaikan pelayanan kunjungan sejauh ini telah berlangsung tertib, aman, dan terkendali. Disamping itu, Rudy juga meminta Kepada para pengunjung untuk bersabar dan menunggu antrian karena kunjungan Idul Fitri berbeda dari layanan kunjungan hari biasanya, "tentu lonjakan pengunjung dan masyarakat sangat ramai  mengunjungi warga binaan untuk bersilahturahmi", ungkapnya.

Kadivpas juga berharap para pengunjung dapat kerjasama untuk bersama menjaga keamanan dan ketertiban di Lembaga Pemasyarakatan.
"Kami akan tingkatkan kecepatan pelayanan (pemeriksaan) agar mereka (pengunjung) cepat dilayani, akan tetapi kewaspadaan tetap maksimal, kami juga berharap semoga warga binaan yang mengikuti pembinaan dapat segera bebas, bertemu keluarga dan bisa berlebaran dirumah tahun depan," tambahnya.

Selain itu, Kadivpas mengapresiasi petugas Pemasyarakatan yang telah melaksanakan tugas dengan baik selama sebulan penuh pada bulan ramadhan tahun ini. Menurutnya petugas sudah siang dan malam bekerja memberikan pelayanan dan menjaga kondisi aman dan tertib di Lapas Kelas I Medan

Sementara itu, Kalapas Kelas I Medan, Maju Amintas Siburian juga menyampaikan Pelaksanaan Layanan Kunjungan Lebaran kali ini akan dilaksanakan selama 4 hari yang terhitung dari tanggal 10 sampai dengan 13 April 2024 mendatang. Selain dari Regu Pengamanan, ada tambahan pegawai staf menambah personil Layanan Kunjungan.

Kalapas, Maju Amintas Siburian juga menyampaikan dalam pelaksanaan layanan kunjungan Idul Fitri, pihaknya juga bersinergi dengan aparat penegak hukum di wilayah Lapas Medan dalam rangka meningkatkan keamanan dan ketertiban, dan juga Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan.
(Red - Ded/Tim)

Selasa, 02 April 2024

Operasi Ketupat Dimulai, Polda Sumut Siagakan 12.152 Personil Gabungan

MEDAN, SUMATERA UTARA, DINAMIKA INFORMASI.ID - | Polda Sumut melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Toba 2024 dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1445 H di wilayah Provinsi Sumatera Utara, Rabu (3/4).

Pelaksanaan apel ditandai dengan pengecekan seluruh pasukan TNI/Polri, Satpol PP, Basarnas, BPBD Sumut serta stakeholder lainnya yang dilakukan Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dan Pj Gubernur Sumut Hassanudin di Lapangan Bola Mapoldasu.

Turut hadir dalam kegiatan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Toba 2024, Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Mochammad Hasan, Wakapolda Sumut serta para pejabat lainnya.

"Hari ini kita laksanakan apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2024 dalam rangka pengamanan lebaran Idul Fitri 1445 H secara serentak," ujar Pj Gubernur Sumut Hassanudin membacakan amanat Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Hassanudin mengungkapkan, apel gelar pasukan sebagai bentuk kesiapan dan komitmen TNI/Polri serta stakeholder terkait dalam memberikan pengamanan kepada masyarakat yang melaksanakan mudik dan lebaran 2024.

"Berdasarkan hasil survei yang dilakukan pengamanan mudik lebaran pada tahun sebelumnya meningkat berkat wujud kerja keras kita bersama," ungkapnya selama libur mudik lebaran personel TNI/Polri akan meningkatkan patroli pengamanan.

"Diharapkan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dapat merasa aman dan nyaman," pungkasnya.
(Red - Ded/Tim)

Kapolsek Bangun Turun Langsung Evakuasi Korban Lakalantas di Jalan Asahan Km.8

SIMALUNGUN, SUMATERA UTARA, DINAMIKA INFORMASI.ID, - | Polsek Bangun polres Simalungun Hari Rabu (03/4/2024), pukul 07.00 Wib.Sebuah kejadian kecelakaan lalu lintas antara dua buah sepeda motor terjadi di Jalan Asahan Km.8 tepatnya di Nagori Dolok Marlawan kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun. 

Mendapatkan informasi tersebut, Kapolsek Bangun IPTU Esron Siahaan beserta Anggota melakukan Pertolongan dan Evakuasi Korban Laka Lantas antara Satu unit sepeda motor kontra satu sepeda motor.

Adapun Identitas Korban laka dan Identitas kendaraan Sepeda Motor sbb :
Satu Unit Sepeda Motor merk Honda Vario, No Pol : BK 2702 TBW yang di kendarai oleh MELYA NINGSIH DAMANIK, pr, 23 Tahun, Karyawan Swasta, Alamat : Huta Bukit Bagasan Nagori Bah Joga Kecamatan Jawa Maraja Kabupaten Simalungun.
Kontra;
Satu Unit Sepeda Motor Honda merk Honda Supra, No Pol : BK 3433 GG yg dikendarai oleh  NASIBKHA, Lk, 67 thn, Wiraswasta, Alamat : Nagori Dolok Hataran Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun.

Adapun kronologi terjadinya lakalantas,diduga Kedua Pengendara Sepeda Motor tersebut dengan kecepatan tinggi yang diduga bahwa tidak dapat mengendalikan sepeda motor berhubung kedua pengendara sepeda motor mengejar waktu untuk berkativitas dalam bekerja sehingga kedua kendaraan bersenggolan yang mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas,"Jelas Iptu Esron

Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor  mengalami luka-luka berat dan luka ringan.Serta membutuhkan bantuan medis segera.
Selanjutnya petugas yang dipimpin langsung oleh kapolsek Iptu Esron Siahaan mengamankan lokasi kecelakaan dan mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan yang lebih parah. Hal ini dilakukan untuk memastikan keselamatan semua pengguna jalan di sekitar area kejadian,selanjutnya petugas Polsek Bangun membantu proses evakuasi korban ke Puskesmas terdekat.

Kapolsek juga mengajak masyarakat untuk saling peduli dan membantu sesama dalam situasi darurat seperti kecelakaan lalu lintas. “Dengan kerjasama antara petugas kepolisian dan masyarakat, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua warga,”tutupnya

Dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,kondisi 1 luka berat dan 1 luka ringan.Kerugian material berkisar RP 2.500.000 (Dua Juta Lima Ratus Ribu Rupiah).
Red - Ded/Tim

Lapas Kelas IIA Pematangsiantar Adakan Bhakti Sosial ke Yayasan Islamic Center Wujudkan Kepedulian

PEMATANGSIANTAR, SUMATERA UTARA, DINAMIKA INFORMASI.ID, - | Dalam rangka menyemarakan Bulan Suci Ramadhan 1445 H serta mewujudkan rasa kepedulian sesama yang berlandaskan kemanusiaan, Lapas Kelas IIA Pematangsiantar Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Sumut adakan kunjungan ke Yayasan Panti Asuhan Islamic Center. Kegiatan ini juga  dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari bhakti Pemasyrakatan Ke-60 yang mengusung tema “Pemasyarakatan pasti Berdampak”.

Kegiatan ini merupakan sarana yang tepat untuk melatih sekaligus membina semangat dan motivasi saling berbagi terutama kepada para anak yang berada di Panti Asuhan. Meskipun mereka telah kehilangan orang tua, Allah SWT. senantiasa memberikan karunia serta keberkahan-Nya melalui uluran tangan hambanya. Hal ini merupakan bentuk kemanusian yang mendasar bagi manusia, sebap meski tak memiliki hubungan darah maupun silsilah kita tetap dapat berbagi serta peduli satu sama lain. 

Kegiatan Bhakti Sosial ini dilaksanakan pada Senin, 1 April 2024 Pukul 16.00 Wib. Kepala Lapas Pematangsiantar, M. Pithra Jaya Saragih bersama segenap jajaran lakukan kunjungan secara langsung ke Yayasan Panti Asuhan Islamic Center. Mulai dari barang sembako, hingga perlengkapan solat, diserahkan secara kepada pengurus serta anak Panti Asuhan Islamic Center.

“Bhakti Sosial ini merupakan wujud kepedulian kami kepada adik-adik sekalian, kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat serta dapat dipergunakan sebaik-baiknya”, ucap pithra dalam sambutannya.

Melalui kegiatan ini, tersirat pembelajaran bahwa terlepas dari profesi dan keahlian, mewujudkan nilai kemanusian merupakan fitrah kita sebagai manusia. Meskipun Lembaga Pemasyarakatan merupakan specialis dalam membinaan warga binaan, hal ini tentunya tidak menghentikan Lapas dalam melayani sekaligus mengayomi masyarakat secara luas. Dengan demikian, setelah 60 Tahun lamanya berBhakti, Pemasyarakan PASTi Berdampak tentunya bukan lagi sebatas Tema melaikan juga sebagai tekad yang melandasi setiap insan pemasyarakatan.
(Red - Tim/Ded)

Senin, 01 April 2024

Wakilkan Kapolres Simalungun Kapolsek Tanah Jawa Jadi Irup Pemakaman AIPDA Joner Tampubolon


SIMALUNGUN, SUMATERA UTARA, DINAMIKA INFORMASI.ID, - | Pada Senin,1 April 2024 – Suasana duka menyelimuti keluarga besar Polsek Tanah Jawa, Resor Simalungun, serta masyarakat di Desa Parik Sabungan, Kecamatan Siborong-borong, Kabupaten Tapanuli Utara, pada Senin, 1 April 2024. AIPDA Joner Tampubolon SH, yang sebelumnya menjabat sebagai Ba Polsek Tanah Jawa, diberikan penghormatan terakhir dalam upacara pemakaman yang diadakan di pemakaman keluarga, simpang Bandara Silangit, pukul 13.00 WIB.

Kapolsek Tanah Jawa, Kompol M. Nainggolan, SH, M.Si., bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), mewakili Kapolres Simalungun, menghadiri bersama perwira, brigadir dari Polres Tapanuli Utara, keluarga Almarhum, dan masyarakat setempat. Prosesi pemakaman diwarnai dengan hujan, namun tidak mengurangi khidmat acara pemakaman tradisi kepolisian yang berlangsung dengan baik dan lancar.

Upacara dimulai dengan kedatangan jenazah di tempat pemakaman, dilanjutkan dengan serangkaian tata cara upacara kepolisian termasuk pembacaan riwayat hidup almarhum, apel persada, penghormatan terakhir, hingga penimbunan liang lahat dan peletakan karangan bunga oleh Irup. Kata sambutan yang disampaikan oleh Kompol M. Nainggolan dan perwakilan dari keluarga mencerminkan betapa dihargainya jasa dan pengabdian AIPDA Joner Tampubolon selama ini.

AIPDA Joner Tampubolon SH, diketahui meninggal dunia pada hari Minggu, 31 Maret 2024, pukul 08:22 WIB di RS. Columbia Asia Medan, akibat penyakit yang dideritanya. Kepergian Almarhum meninggalkan duka yang mendalam bagi kolega, keluarga, dan seluruh masyarakat yang mengenal beliau.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak tentang dedikasi dan pengorbanan personel kepolisian dalam menjalankan tugasnya. Komunitas Polsek Tanah Jawa, Polres Simalungun, bersama masyarakat setempat berkomitmen untuk mengenang dan melanjutkan nilai-nilai yang telah ditanamkan oleh Almarhum AIPDA Joner Tampubolon selama hidupnya.
(Red - Tim/Ded)

Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Pematang Siantar Berbagi Takjil ke Masyarakat

PEMATANG RAYA,SUMATERA UTARA, DINAMIKA INFORMASI.ID, - | Senin sore (1/4) ,Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar membuat suatu Kegiatan berbagi takjil ke masyarakat sebagai bentuk kepedulian pihak Lapas kepada masyarakat dengan mengambil tema “Pemasyarakatan berbagi takjil “.

Ka.KPLP Ucok Sinabang dan Para petugas Lapas Narkotika Klas IIA P.Siantar membagikan Takjil untuk masyarakat yang melintas di sekitaran jalan Pematang Raya dengan penuh antusias dan kehumanisan, serta masyarakat juga menyambut baik kegiatan tersebut. Pembagian Takjil ini merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam rangka menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan ke-60 yang diperingati setiap tanggal 27 April 2024. 

Lembaga Pemasyarakatan dalam kesempatan ini menyiapkan 100 paket takjil yang akan dibagikan ke masyarakat yang melintas di sepanjang jalan Provinsi Raya menuju Pematangsiantar.
Diharapkan dengan adanya kegiatan bagi takjil yang mereka lakukan ini, semakin mendekatkan hubungan silahturahmi antara pegawai Lapas dengan masyarakat.
Siti Fadilah salah seorang warga yang mendapat takjil kepada wartawan mengatakan dianya menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan pihak Lapas.
Aksi sosial yang dilakukan ini patut dicontoh karena programnya menyentuh ke masyarakat”, sebut Siti.

Semoga kegiatan positif ini dapat berkelanjutan untuk tahun - tahun yang akan datang, sehingga berdampak baik untuk kedekatan Antara masyarakat sekitarnya dengan pihak Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar.
(Red - Tim/Ded)
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done